Kecakapan Behavioral Dalam Proses Pembelajaran PAI Melalui Komunikasi Interpersonal

Behavioral Proficiency In The PAI Learning Process Through Interpersonal Communication

Authors

  • Latifah Latifah Akademi Kebidanan Yapkesbi
  • Ngalimun Ngalimun Akademi Pariwisata Nasional Banjarmasin
  • Muhammad Andi Setiawan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Makmur Haji Harun Universitas Pendidikan Sultan Ideris Malaysia

DOI:

https://doi.org/10.33084/bitnet.v5i2.1747

Keywords:

Kecakapan Behavioral, Komunikasi interpersonal, Proses Pembelajaran

Abstract

Penelitian ini membuat gambaran secara sistematis tentang bagaimana Kecakapan Behavioral dalam proses pembelajaran PAI melalui komunikasi interpersonal di Madrasah Ibtidaiyah AssalamMartapura. Penelitian ini memfokuskan pada kecakapan behavioral yang artinya kecakapan pada tingkat perilaku. Kecakapan ini membantu seseorang untuk melaksanakan perilaku yang membawa seseorang mencapai tujuan dalam komunikasi dengan orang lain. Kecakapan behavioral ini meliputi: 1) Keterlibatan interaktif (interactive involvement). Kecakapan ini menentukan tingkat keikutsertaan dan partisipasi seseorang dalam komunikasi dengan orang lain.  Kecakapan ini meliputi, sikap tanggap (responsiveness), sikap perseptif (perceptiveness) dan sikap penuh perhatian (attentiveness). 2) Manajemen interaksi (interaction management). Kecakapan itu membantu seseorang mampu mengambil tindakan-tindakan yang berguna bagi seseorang untuk mencapai tujuan komunikasi. 3) Keluwesan perilaku (behavioral flexibility). Kecakapan ini membantu seseorang untuk melaksanakan berbagai kemungkinan perilaku yang dapat diambil untuk mencapai tujuan komunikasi. 4) Mendengarkan (listening). Kecakapan ini membantu seseorang untuk dapat mendengarkan orang yang berkomunikasi dengan seseorang tidak hanya isi, tetapi juga perasaan, keprihatinan, dan kekhawatiran yang menyertainya. 5) Gaya sosial (social style). Kecakapan ini membantu seseorang dapat berperilaku menarik, khas, dan dapat diterima oleh orang yang berkomunikasi dengan seseorang tersebut. 6) Kecemasan komunikasi (communication anxiety). Dengan kecakapan ini seseorang dapat mengatasi rasa takut, bingung, dan kacau pikiran, tubuh gemetar, dan rasa demam panggung yang muncul dalam komunikasi dengan orang lain.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Latifah Latifah, Akademi Kebidanan Yapkesbi

Ngalimun Ngalimun, Akademi Pariwisata Nasional Banjarmasin

Muhammad Andi Setiawan, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Makmur Haji Harun, Universitas Pendidikan Sultan Ideris Malaysia

References

Arni, Muhammad. (2008). Komunikasi Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
AW, Suranto. (2010). Teori Komunikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Buseri, Kamrani. (2014). Asas-Asas dalam Pendidikan Islam. Banjarmasin: Antasari Press.
Departemen Agama RI. (1995). Al-Quran dan Terjemahannya. Semarang: Karya Toha Putra.
Diplan & Robiansyah. (2018). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Dengan Model Pembelajaran Course Review Horayberbantuan Mediakonkrit Pada Kelas IV SD-N 1kasongan Lama Tahun Pelajaran 2016/2017. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 13(2), 29-32. https://doi.org/10.33084/pedagogik.v13i2.866
Harjana, M. A. (2007). Komunikasi interpersonal dan Intrapersonal. Yogyakarta: Kanisius.
Jamarah, Syaiful Bahri. (2010). Guru dan Anak Didik. Jakarta: Renika Cipta.
Khodijah, Nyanyu. (2010). Upaya Peningkatan Keberhasilan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan Pendekatan Reflective Learning. Khazanah Vol. 8 No. 1.
Latifah. (2020). Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Lunandi. (1995). Komunikasi Mengena: Meningkatkan Efektivitas Komunikasi Antar Pribadi. Yogyakarta: Kanisius.
Mulyana, Deddy. (2008). Pengantar Ilmu Komunikasi. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. (2004). Manajemen Berbasis sekolah: Konsep, Strategi dan Implikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ngalimun. (2017). Ilmu Komunikasi Sebah Pengantar Praktis. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Ngalimun. (2019). Komunikasi Pembelajaran: Menjadi Guru komunikatif. Yogyakarta: Parama Ilmu.
Piet. A, Sahertian. (1994). Profil Pendidik Profesional. Yogyakarta: Andi Offset
Undang-Undang RI. (2003). No. 20 Tahun 2003. Tentang Pendidikan Nasional. Bandung: Citra Umara.
Ria, S. D. (2014). Komunikasi Interpersonal pada Keluarga Beda Budaya.The Messenger: Culture Studies, IMC and Media. eISSN: 25-27-2810. Vol 6 No. 1. Indexed Sinta 2.
Samana. (1999). Profesionalisme Ketenaga Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius
Sanjaya, D. (1994). Teori Komunikasi. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sardiman, (2001).Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo.
Setiawan, M. Andi (2017). Belajar dan Pembelajaran.Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia
Slavin, R. E. (2008). Learning Teori Riset dan Praktik. Bandung: Lita Nusa Media.

Downloads

Published

2020-09-30

How to Cite

Latifah, L., Ngalimun, N., Andi Setiawan, M., & Haji Harun, M. (2020). Kecakapan Behavioral Dalam Proses Pembelajaran PAI Melalui Komunikasi Interpersonal: Behavioral Proficiency In The PAI Learning Process Through Interpersonal Communication. Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 5(2), 36–42. https://doi.org/10.33084/bitnet.v5i2.1747