Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dan Kelayakan Usaha Sedotan Prupuk (Phragmites karka (Retz) Trin ex Steud) Di Desa Tumbang Nusa, Pulang Pisau

The Calculation of Cost of Production and Feasibility Study of Prupuk (Phragmites karka (Retz) Trin ex Steud) Straw Production in Tumbang Nusa Village, Pulang Pisau

  • Arief R. Hakim Fakultas Pertanian Universitas PGRI Palangka Raya
  • Asro L. Indrayanti Universitas PGRI Palangka Raya
  • Novita Chandrawijaya CV. Cahaya Mas Kreasi Palangka Raya
Keywords: Prupuk (Phragmites karka (Retz) Trin ex Steud), sedotan, analisis ekonomi, harga pokok produksi, harga jual, kelayakan usaha

Abstract

Communities in Tumbang Nusa Village, Jabiren Raya District Pulang Pisau Regency began to develop prupuk (Phragmites karka (Retz) Trin ex Steud) as a straw material to replace plastik that is difficult to decompose. This study aims to calculate the cost of production, develop a selling price scenario and conduct a feasibility study on the development of straws from prupuk. Primary data was collected from 20 people involved in making pru[uk straws and supplemented with secondary data from various previous studies and publications.
The results of this study indicate that the cost of production of prupuk straws ranges between IDR 374.3 - IDR 408.68 per pcs. The proportion of prupuk straw financing is for the purchase of raw materials (59.72% to 65.14%), labor costs (34.36% to 39.58%) and overhead costs for capital financing (0.6% to 0.7 %). Determination of the selling price is done by adding the cost of goods manufactured to the desired profit (mark up method) with scenario I with a profit rate of 10% (amounting to IDR 389.04 for large packages and IDR 449.54 for small packages) to scenario VI with a level of 60% profit (IDR 565.88 for large packages and IDR 653.88 for small packages). In terms of price, determining the selling price up to scenario VI can still compete with the prices of its competitors, namely bamboo straws. Although the price of the product is competitive, the level of labor productivity is very low. At the break even point condition, the maximum labor income is only IDR 180,062.74. When compared with the UMR District of Pulang Pisau, the income contribution received from making this purun straw is very small (only 6.11%). In order to achieve an income level equivalent to the UMR of Pulang Pisau Regency, a production turnover of 383 pcs per person per day is needed or equal to 7,652 pcs per person per month. In order to improve the quality and quantity of prupuk straws, it is necessary to apply production technology.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Arief R. Hakim, Fakultas Pertanian Universitas PGRI Palangka Raya
Asro L. Indrayanti, Universitas PGRI Palangka Raya
Novita Chandrawijaya, CV. Cahaya Mas Kreasi Palangka Raya

CV. Cahaya Mas Kreasi Palangka Raya

References

Alicia, N. 2018. Sampah Sedotan Plastik Mengancam Bumi, Berbagai Pihak Mulai Berbenah. https://nationalgeographic.grid.id/amp/13941728/sampah-sedotan-plastik-mengancam-bumi-berbagai-pihak-mulai-berbenah?page=all. (diakses tanggal 17 Januari 2020).
Anggraini, D. 2017 Nyam! Tak Usah Dibuang Sedotan Ini Bisa Langsung Dimakan https://food.detik.com/info-kuliner/d-3771639/nyam-tak-usah-dibuang-sedotan-ini-bisa-langsung-dimakan (diakses tanggal 17 Januari 2020).
Anshauri, S., A.L. Indrayanti dan A.R. Hakim. 2017. “Persepsi Pemuda terhadap Pertanian di Desa Anjir Muara Lama Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala” Prosiding Seminar Kohimdo III. Palangka Raya. 3 Nopember 2017.
Arico, Z dan Sri Jayanthi. 2017. “Pengolahan Limbah Plastik menjadi Produk Kreatif sebagai Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir.” Martable : Jurnal Pengabdian Masyarakat 1(1) :1-6
Aripin, S., B. Saing dan E. Kustiyah. 2017. “Studi Pembuatan Bahan Alternatif Plastik Biodegradable dari Pati Ubi Jalar dengan Plasticizer Gliserol dengan Metode Melt Intercalation” Jurnal Teknik Mesin (JTM) 06 (Edisi Spesial) : 18 – 23.
Babbie, Earl. 1995. The Practice of Social Research. Seventh Edition. Wadsword Publishing Company. Belmont. California.
Chintya, V. 2017. “Eksploitasi Material Limbah Sedotan Plastik” e-Proceeding of Art & Design 4 (3) : 1067 - 1086
Hamdani, T. 2019. Sedotan Bambu Ramah Lingkungan yang 'Terbang' hingga ke Australia https://m.detik.com/finance/solusiukm/d-4491722/sedotan-bambu-ramah-lingkungan-yang-terbang-hingga-ke-australia (diakses Tanggal 17 Januari 2020)
Handayani, D.W., S.H. Budisulistiorini dan M.R. Nuraini. 2009. “Kajian Nilai Ekonomi Penerapan Konsep Daur Ulang pada TPA Jatibarang Kota Semarang” Jurnal Presipitasi 7 (2) : 35 – 44.
Idrus, S, I.P. Gede dan I.K. Purawata. 2019. “Pemberdayaan Kelompok Natural Bamboo Straw Lombok Dusun Emboan Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat”. Jurnal Biwakarya 14 (2) : 2055-2060 http://ejurnal.binawakya.or.id/index.php/MBI
Kamsiati, E., H. Herawati dan E.Y. Purwani. 2017. “Potensi Pengembangan Plastik Biodegradable Berbasis Pati Sagu dan Ubikayu di Indonesia”. Jurnal Litbang Pertanian 36 (2) : 67 - 76
Lestari, R.D., L.M. Baga dan R. Nurmalina. 2015. “Analisis Keuntungan Finansial Usaha Penggemukan Sapi Potong di Kabupaten Bojonegoro” SEPA 11 (2): 207 – 215
Mustinda, L. 2019. Bukan Plastik! Wajib Punya 5 Sedotan yang Ramah Lingkungan https://food.detik.com/info-kuliner/d-4509822/bukan-plastik-wajib-punya-5-sedotan-yang-ramah-lingkungan (diakses tanggal 18 Januari 2020)
Nafiyanto, I. 2019. “Pembuatan Plastik Biodegradable dari Limbah Bonggol Pisang Kepok dengan Plastilizer Gliserol dari Minyak Jelantah dan Komposit Kitosan dari Limbah Cangkang Bekicot (Achatina fullica)” Integrated Lab Journal | 07 (01) : 75 – 89
Nazir, Muhammad. 2003. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Jakarta.
Prasatya, F.A., T. Muhandri, dan E.R. Cahyadi. 2017. “Faktor Keberhasilan Usaha UMKM Jajanan Asing Kaki Lima di Kota Serang” Manajemen IKM, 12 (2) :187-193
Prasetyo, B., A. L. Indrayanti, A.R. Hakim dan E.Sulastri. 2017. “Analisis Usaha Tani Padi Sawah di Desa Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah” Agrisilvika 1 (2) : 43-48
Prawesti, N., R. Witjaksono, A.B. Raya. 2010. “Motivasi Anak Petani menjadi Petani” Agro Ekonomika. 17 (1) : 11-18
Pelealu, A.J.H., W. S. Manoppo dan J. V. Mangindaan. 2018. “Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Menggunakan Metode Full Costing Sebagai Dasar Perhitungan Harga Jual (Studi Kasus Pada Kertina’s Home Industry)” Jurnal Administrasi Bisnis 6 (2) : 34-40
Sanusi. 2015. “Faktor Penentu Keberhasilan UMKM pada Klaster Bordir dan Konveksi Kudus” Iqtishadia, 8 (1) : 42 - 58
Saraswaty, A.N. 2018. “Kebijakan Publik dan Ritel Modern : Studi Kasus Pelaksanaan Kebijakan Plastik Berbayar” E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana 7 (1): 113-142
Singarimbun, M. 1989. “Metode dan Proses Penelitian” dalam M. Singarimbun dan Sofian Effendi (Editor). Metode Penelitian Survei. Edisi Revisi. LP3ES. Jakarta.
Suartika, I.M., M. Wijana dan M. Sudrajadinata. 2015. “Kajian Tekno Ekonomi Unit Alat Pencacah Plastik untuk Meningkatkan Nilai Jual Sampah” Dinamika Teknik Mesin,5 (2) : 97 - 105
Suci, Y.R. 2017. “Perkembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Indonesia” Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos 6 (1) : 51 – 58
Suryani, A.S., 2016. “Persepsi Masyarakat dan Analisis Willingness to Pay terhadap Kebijakan Kantong Plastik Berbayar di Jakarta dan Bandung” Kajian 21 (4) : 359 – 376
Widyastuti, I dan D. Mita. 2018. “Akuntansi Perhitungan Harga Pokok Penjualan dengan Metode Pesanan untuk Menentukan Harga Jual” Jurnal Moneter V (1) : 74 – 85
Yuwani, S.H., Irham dan Jamhari. 2014. “Analisis Kelayakan dan Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Ikan Air Tawar di Kabupaten Sleman” Agro Ekonomi 25 (2) : 135-143
Published
2020-02-14
How to Cite
Hakim, A. R., Indrayanti, A. L., & Chandrawijaya, N. (2020). Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dan Kelayakan Usaha Sedotan Prupuk (Phragmites karka (Retz) Trin ex Steud) Di Desa Tumbang Nusa, Pulang Pisau. Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian Dan Kehutanan, 6(2), 90-104. https://doi.org/10.33084/daun.v6i2.1252