Pengaruh Pemberian Jenis Amelioran Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bayam (Amaranthus tricolor L.) Pada Tanah Gambut

The Efect of Ameliorant on the Growth and the Harvest of Spinach (Amaranthus tricolor L.) on the Peat Land

  • Yunita Purnama Sari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Haryadi Haryadi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Fahruddin Arfianto Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Keywords: spinach, ameliorants, peat land

Abstract

The lowness of productivity of spinach in Central Kalimantan is related to the kind of land used in the cultivation of the crop. This research attempt to find the effect of ameliorant on the growth and the harvest of spinach. The research was conducted from December 2018 until February 2019 in Kebun Percobaan dan Penelitian (KP2) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Jln. Anggrek, Kelurahan Kereng Bengkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. The ameliorant applied in the research were chicken manure, dolomite and limestone. The research was conducted in the completely random design with five replications. The results indicate that the ameliorant significantly affected the plant height and the number of leaves on the 14, 21 and 28 day after plantation. The ameliorant also affected on the plant fresh weight significantly.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Yunita Purnama Sari, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Kehutanan
Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Haryadi Haryadi, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Kehutanan
Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Fahruddin Arfianto, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Kehutanan
Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

References

Badan Pusat Statistik. 2014. Kalimantan Tengah Dalam Angka 2014. Palangkaraya.
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Lahan Pertanian - BBSDLP. 2011. Teknologi Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Sekuestasi Karbon Dan Mitigasi Gas Rumah Kaca. Balai Besar Litbang Sumber Daya Lahan Pertanian. Bogor.
Bandini, Y dan Ajis, N. 2001.Bayam. Penebar Swadaya. Jakarta.
Harjdowigono, S. 2003. Ilmu tanah. Akademika Presindo. Jakarta.
Hartatik dan Widowati, 2007. Pupuk organic dan pupuk hayati organic fertilizer and biofertilizer. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Bogor.
Kartono, R. 2010. Katalog Produk Pupuk Dolomit A100 Lulus 96%. Penebar Swadaya. Jakarta.
Lingga. 1990. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta.
Rachim, A. 1999. Penggunaan kation-kation polivalen dalam kaitannya dengan keterbatasan fosfat untuk meningkatkan produksi jagung pada
tanah gambut. Disertasi. Program pascasarjana. IPB. Bogor.
Rosmarkam dan Yuwono. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisis. Jakarta.
Salampak. 1999. Peningkatan Produktivitas Tanah Gambut Yang Disawahkan Dengan Pemberian Bahan Amelioran Tanah Mineral Berkadar Besi Tinggi. Disertasi. Program Pascasarjana.IPB. Bogor.
Subagyo, M. dan Karama, S. 1996. Prospek Pengembangan Lahan Gambut. Penebar Swadaya. Jakarta.
Sunarjo, H. 2003. Bertanam 30 Jenis Sayuran. Penebar Swadaya. Jakarta.
Susilawati. 2011. Emiliorasi Tanah Gambut Meningkatkan Produksi Padi Dan Menekan Emisi Gas Rumah Kaca. Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. Bogor.
Sutejo, M. M. 1995. Pupuk Dan Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.
Wahyunto dan Heryanto, B. 2005.Sebaran Gambut Dan Status Terkini Di Sumatera. Dalam CCFPI. 2005. Pemanfaatan Gambut Secara Bijaksana Untuk Manfaat Berkelanjtan. Prosiding Lokakarya.Indonesia Programe. Bogor.
Wahyunto dan Subiksa, I. G. M. 2011. Genesis Lahan Gambut. Penebar Swadaya. Bogor.
Wibowo, H. 2009. Laju Infiltrasi Pada Lahan Gambut Yang Dipengaruhi Air Tanah. Jurnal Berian 9 (1): 90-103.
Published
2020-02-14
How to Cite
Sari, Y. P., Haryadi, H., & Arfianto, F. (2020). Pengaruh Pemberian Jenis Amelioran Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bayam (Amaranthus tricolor L.) Pada Tanah Gambut. Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian Dan Kehutanan, 6(2), 160-171. https://doi.org/10.33084/daun.v6i2.1262

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>