Laju Erosi terhadap Perubahan Tata Guna Lahan Kawasan Hutan Lindung pada Area Pertanian Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu

  • Tatag Muttaqin Universitas Muhammadiyah Malang
Keywords: Erosi, Perubahan tata guna lahan, Model WEPP

Abstract

Keberadaan produktifitas tanah semakin hari semakin menurun, hal ini disebabkan oleh laju erosi. Karakteristik lahan yang tidak sesuai peruntukannya juga akan mengakibatkan produktifitas lahan tersebut menjadi menurun. Peningkatan laju erosi dapat membuat sedimentasi pada sungai dan waduk semakin besar. Desa Sumber Brantas termasuk desa yang berada dalam kawasan rawan longsor, kekeringan dan banjir bandang. Alat dan bahan yang digunakan untuk mendukung keberhasilan penelitian ini yaitu alat tulis, cetok, plastik, kertas label, kamera, clinometer, GPS, ArcGIS 9.3, WEPP versi 2012, dan, Microsoft Office. Pengambilan data di lapangan yang diperlukan sebagai data primer adalah data sampel tanah berupa tekstur tanah, kedalaman tanah, albedo, % pasir, % liat tanah, % bahan organik, nilai Kapasitas Tukar Kation, % batuan, dan albedo. Data sekunder berupa data curah hujan, topografi, jenis tanah dan penggunaan lahan. Total nilai laju erosi yang terjadi pada Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji adalah sebanyak 657,700 ton/ha. Total nilai erosi tersebut berasal dari 364,715 ton/ha untuk lahan pertanian, sebanyak 8,898 ton/ha untuk lahan wanatani, sebanyak 283,200 ton/ha untuk pemukiman dan lahan hutan sebanyak 0,882 ton/ha. Total nilai erosi tanah yang terjadi di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji adalah 657,700 ton/ha. Nilai erosi tersebut tergolong ke Kelas Bahaya Erosi V yaitu sangat berat.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Tatag Muttaqin, Universitas Muhammadiyah Malang
Lecturer in Forestry Universitas Muhammadiyah Malang

References

Arsyad,S. 2012. Konservasi Tanah dan Air. Institut Pertanian Bogor Press: Bogor.
Dewi, I. G. A. S. U., Ni Made, T., Tatiek K. 2012. Prediksi Erosi dan Perencanaan Konservasi Tanah dan Air pada Daerah Aliran Sungai Saba. Jurnal Agroekoteknologi Tropika ISSN: 2301-6515 Vol. 1, No. 1.
Pratiwi, V. 2013. Aplikasi Model WEPP untuk Pendugaan Erosi di Sub Daerah Aliran Sungai Tinalah . Skripsi tidak diterbtkan. Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada: Yogyakarta
Segel, H. G. dan Putuhena, W.M. 2005. Estimasi Erosi Lahan di Daerah Aliran Danau Tondano Menggunakan Geographic Information System (GIS). Jurnal Sumber Daya Alam Vol. 1, No. 1: hal. 65-69.
Sansakila, S., F. 2015. Analisis Laju Erosi pada Area Pertanian terhadap Perubahan Tata Guna Lahan di Kawasan Hutan Lindung Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Skripsi tidak diterbitkan. Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang: Malang.
Pratiwi, V. 2013. Aplikasi Model WEPP untuk Pendugaan Erosi di Sub Daerah Aliran Sungai Tinalah . Skripsi tidak diterbtkan. Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada: Yogyakarta
Suripin. 2002. Pengelolaan Sumber Daya Tanah dan Air. Andi offset: Yogyakarta. Suripin. 2004. Sistem Drainse Perkotaan yang Berkelanjutan. Andi offset: Yogyakarta.
Suripin. 2004. Sistem Drainse Perkotaan yang Berkelanjutan. Andi offset: Yogyakarta.
Published
2017-12-01
How to Cite
Muttaqin, T. (2017). Laju Erosi terhadap Perubahan Tata Guna Lahan Kawasan Hutan Lindung pada Area Pertanian Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian Dan Kehutanan, 4(2), 119-125. https://doi.org/10.33084/daun.v4i2.86