Pengukuran Tingkat Kesiapan Aparatur Dan Masyarakat Kelurahan Oebufu Dalam Penerapan Pemerintahan Digital Melayani

  • Fransiskus Mario Hartono Tjiptabudi STIKOM Uyelindo Kupang
Keywords: Digital serving government, Dilan, good governance, e-readiness, STOPE

Abstract

Digital serving government (Dilan - Digital Melayani) adalah proses layanan publik berbasis digital yang diluncurkan oleh pemerintah seiring dengan meningkatnya keterbukaan dan kecepatan dalam mengakses layanan informasi untuk mewujudkan tata kelola yang baik. Oleh karena itu, penerapan teknologi informasi merupakan ujung tombak implementasi Dilan. Masalahnya adalah apakah aparat pemerintah siap atau tidak di tingkat terendah (desa) dan masyarakat sendiri dalam memanfaatkan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kesiapan aparat dan masyarakat Desa Oebufu, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur jika teknologi informasi diterapkan dalam proses pelayanan yang dilakukan di desa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur. Khusus untuk kuesioner yang disiapkan mengacu pada kerangka STOPE yang telah disesuaikan dengan responden yaitu seluruh aparat desa serta sampel dari orang-orang yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparat dan masyarakat siap menerapkan teknologi informasi sebagai wujud dari pemerintahan Dilan yang diluncurkan dalam rangka mewujudkan tata pemerintahan yang baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Fransiskus Mario Hartono Tjiptabudi, STIKOM Uyelindo Kupang

References

Al-osaimi, K., Alheraish, A., & Bakry, S. H, 2006. An Integrated STOPE Framework for e-Readiness Assessments. Proceeding of 18 th National Computer Conference. Computer Society, Saudi Arabia: Saudi.
Amri. 2016. Analisis Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Menunjang Terwujudnya Makassar Sebagai “Smart City”. Jurnal Komunikasi KAREBA. Vol. 5 No.2.
Cahyati, RD. 2019. Evaluasi Kesiapan Masyarakat Jember Dalam Penerapan Aplikasi WAR (We Are Ready) Menggunakan Framework STOPE (Studi Kasus: Polres Jember). Universitas Jember.
Hair JF., Black W., Babin B., Anderson R. 2010. Multivariate Data Analysis. 7th Edition. New York: Prentice Hall International, Inc.
LAN dan BPKP. 2000. Pelayanan Publik. Malang: CV Citra Malang.
Margono. 2004. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Maryam NS. 2016. Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi. Volume VI, No. 1.
Praditya D. 2014. Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Tik) Di Tingkat Pemerintahan Desa. Jurnal Penelitian Komunikasi. Vol. 17 No.2.
Sadjijono. 2005. Fungsi Kepolisian dalam Pelaksanaan Good Governance. Sleman: LaksBang.
Susanto, H. 2014. Pendekatan Framework STOPE untuk Mengukur Kesiapan Pengalihan PBB pada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. JNTETI. Vol. 3, No. 2.
Sujata A., Masthuri B., Winarso, Fernandes DD. Widyawati S. 2002. Ombudsman Indonesia Masa Lalu, Sekarang, dan Masa Mendatang. Jakarta (ID): Komisi Ombudsman Nasional.
United Nations Development Programme. 1997. Governance for Sustainable Human Development : a UNDP Policy Document. New York: UNDP.
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 Tahun 2000 Tentang Pendidikan Dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil.
Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014.
Published
2020-05-11
How to Cite
Tjiptabudi, F. M. H. (2020). Pengukuran Tingkat Kesiapan Aparatur Dan Masyarakat Kelurahan Oebufu Dalam Penerapan Pemerintahan Digital Melayani. Jurnal Sains Komputer Dan Teknologi Informasi, 2(2), 12-21. https://doi.org/10.33084/jsakti.v2i2.1475