Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Batang Tumbuhan Saluang Belum Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus

Inhibitory test of Saluang Belum Stem Ethanol Extract on staphylococcus aureus

Keywords: Saluang Belum, uji daya hambat, Staphylococcus aureus

Abstract

One of the medicinal plants used by the people of Katingan Regency, Central Kalimantan Province is the Saluang Belum stem, which empirically used as an aphrodisiac to increase stamina, sexual and fertility of male, and as an antioxidant. The purpose of this study was to find out the inhibition and to know which concentration of ethanol extract of Saluang Belum stem which had been able to inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria. This research uses an experimental method with a laboratory approach. The results of the inhibitory zone of ethanol extract of Saluang Belum stem at a concentration of 0.5% was 26.7 ± 2.76 mm, at a concentration of 1% was 21.6 ± 2.20 mm, at a concentration of 5% was 20.5 ± 0, 90 mm, at 10% concentration was 21.2 ± 1.11 mm, at 15% concentration was 23.2 ± 0.23 mm, and at 20% concentration was 25.5 ± 0.36 mm. Conclusions from this study were that the MIC (Minimum Inhibitory Concentration) obtained at 0.5% concentration of ethanol extract Batang Saluang Belum was able to inhibit the Staphylococcus aureus bacteria.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Nurul Qamariah, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Rezqi Handayani, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Andika Friskila, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

References

Clinical Laboratory Standart Institute. 2016. Performance Standart For Antimicrobial Susceptibility Testing; Twentieth Information Supplement. USA.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1995. Materia Medika Indonesia Jilid IV : Jakarta.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Direktorat. Jendral Pengawasan Obat dan Makanan Direktorat Pengawasan Obat Tradisional, 17,31-32 :Jakarta
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2000. Farmakope Indonesia Edisi IV: Jakarta.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2009. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Jakarta.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2011. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2406 Tahun 2011 Tentang Pedoman Penggunaan Antibiotik. Jakarta.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2012. Departemen Farmakologi dan Terapetik Fakultas Kedokteran Tahun 2012 Tentang Penggunaan Antibiotik. Jakarta.
Desmiaty, Y., Ratih H., Dewi, M.A., dan Agustin, R. 2008. “Penentuan Jumlah Tanin Total pada Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk) dan Daun Sambang Darah (Excoecaria bicolor Hassk.) Secara Kolorimetri dengan Pereaksi Biru Prusia”. Jurnal: Ortocarpus. 2008 2(8): 106-109.
Elifah, E. 2010 ‘’Uji Antibakteri Fraksi Aktif Ekstrak Metanol Daun Senggani (Melastoma candidum, D.Don) Terhadap Escherichia coli dan Bacillussubtilis Serta Profil Kromatografi Lapis Tipis’’. Skripsi. FMIPA UNS : Surakarta
Handayani, R., Fahruni, dan Novaryatiin, S. 2016. “Potensi Tumbuhan Kelakai (Stenochlaena palustris (Burm. f.) Bedd.) Sebagai Afrodisiaka”. Laporan Penelitian Dosen Pemula Universitas Muhammadiyah Palangkaraya: Palangkaraya.
Istiqomah. 2013. “Perbandingan Metode Ekstraksi Maserasi dan Sokletasi terhadap Kadar Piperin Buah Cabe Jawa (Piperis Retrofracti Frustus)”.Skripsi: Jakarta.
Khunaifi, M. 2010. “Uji Aktifitas Antibakteri Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis Terhadap akteri Staphyilococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa)”. Skripsi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim: Malang.
Munif. 2009. Escherichia coli Disekitar Air Minum Kita. Institut Pertanian : Bogor.
Pakekong, E.D., Homenta, H., Mintjelungan, C.N. 2016. “Uji Daya Hambat Ekstrak Bawang Bombay (Allium cepa L) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Secara In Vitro”. Manado: Jurnal Ilmiah Farmasi Universitas Sam Ratulangi. 2016 1(5): 2302-2493.
Purwoko, Tjahjadi. 2007. Fisiologi Mikroba. Bumi Askara : Jakarta.
Ramadanti. 2008. Pembuatan MHA (Mueller Hinton Agar). Lampung : Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.
Rusmita, H. 2017. ‘’Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Akar Kelakai (Stenochlaena palustris (Burm. f.) Bedd.) Terhadap Bakteri Escherichia coli’’. Palangka Raya: KTI Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Sacher, R. A., McPherson, R. A., Campos, J, M., & Widmann, F. K. 2000. Widmann’s Clinical Interpretation Of Laboratory Test. FA Davis.
Published
2018-08-01
How to Cite
Qamariah, N., Handayani, R., & Friskila, A. (2018). Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Batang Tumbuhan Saluang Belum Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Surya Medika (JSM), 4(1), 90-101. https://doi.org/10.33084/jsm.v4i1.168

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>