Pengaruh Waktu Ekstraksi dan Volume Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) pada Fotoreduksi Ion Ag(I) dalam Limbah Fotografi

Keywords: Ag(I), fotoreduksi, limbah, fotografi, daun sirih

Abstract

Ekstrak daun sirih (Piper betle L.) telah diketahui mengandung asam organik yang bersifat reduktor dan dapat mengalami oksidasi, yaitu asam askorbat dan fenol. Kandungan ion Ag(I) yang terdapat dalam limbah fotografi dapat dikurangi melalui reaksi reduksi dengan bantuan sinar ultraviolet (UV), atau yang disebut sebagai reaksi fotoreduksi. Reaksi reduksi ion Ag(I)dapat terjadi dengan adanya asam reduktor yang terkandung dalam ekstrak daun sirih. Penelitian ini diawali dengan optimasi waktu, suhu dan massa daun sirih pada proses ekstraksi untuk mendapatkan asam reduktor yang maksimal. Kadar asam reduktor dalam ekstrak air daun sirih ditentukan dengan cara titrasi permanganometri. Proses fotoreduksi dilakukan dengan cara menyinari campuran limbah fotografi radiologi yang mengandung [Ag(S2O3)2]3- dan ekstrak daun sirih dengan sinar UV. Dalam proses ini telah dipelajari pengaruh perbandingan volume ekstrak daun sirih dengan limbah. Banyaknya ion [Ag(S2O3)2]3- yang tereduksi dinyatakan dalam persentase berdasarkan selisih antara jumlah ion Ag(I) awal dengan yang tidak tereduksi menggunakan alat Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lamanya ekstraksi daun sirih yang optimal adalah waktu 120 menit yang menghasilkan konsentrasi asam reduktor 0,59 mmol/g. Hasil fotoreduksi ion [Ag(S2O3)2]3- dari limbah yang maksimal sebesar 78,83 % dari konsentrasi awal 3627 mg/L diperoleh dengan volume 50 mL ekstrak daun sirih.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Nani Apriyani, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Lecturer of Enviromental Engineering Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

References

Andarwulan dan Nuri, 2000, Phenolic Synthesis in Selected Root Cultures and Seeds. Tesis, Food Science Study Program, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Burrows, H. D., Ernestova, L., Kemp, T. J., Skurlatov, Y. I., Purmal, A. P., and Yarmekov, A. N., 1998, Kinetic and Mechanism of Photodegradation of Chlorophenols, J.Sci & Tech, Lett, 23, 145-207.
Day, R. A., dan Underwood, A. L., 2002, Analisis Kimia Kuantitatif (diterjemahkan oleh Sofyan, I., dan Simamarta, K.), Edisi Keenam, Erlangga, Jakarta.
Ekawati, D., 2010, Pengaruh Penambahan Asam Askorbat dari Jeruk Peres terhadap Efektivitas Fotoreduksi Ion Ag(I), Skripsi, FMIPA, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Fung, M. C., Bowen, D. L., 1996, Silver Products for Medical Indications: Risk-Benefit Assessment, Review, Clinical Toxicology, 1, 119-126.
Hoffman, M. R., Martin, S. T., and Bahnemann, D. W., 1995, Enviromental Aplication of Semiconductor Photocatalysis, Chem. Rev., 95, 69-96.
Martina, L. 2009, Kajian Pengaruh Asam Oksalat dari Bayam pada Penghilangan Ion Ag(I) melalui Metode Fotoreduksi, Skripsi, FMIPA, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Nosita, 2009, Pengaruh Asam Oksalat dari Sayur Kubis pada Fotoreduksi Ion Ag(I), Tesis, FMIPA, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Punuri, J. B., Sharma, P., Sibyala, S., Tamuli, R., Bora, U., 2012, Piper betle-mediated green synthesis of biocompatible gold nanoparticles, International Nano Letters, 2, 18.
Songkroah, C., Nakbanpote, C., and Thiravetyan, P., 2003, Recovery of Silver-Thiosulphate Complexes with Chitin, Process Biochem, 39, 1553-1559.
Published
2016-02-01
How to Cite
Apriyani, N. (2016). Pengaruh Waktu Ekstraksi dan Volume Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) pada Fotoreduksi Ion Ag(I) dalam Limbah Fotografi. Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL), 1(1), 6-10. https://doi.org/10.33084/mitl.v1i1.134

Most read articles by the same author(s)