STUDI ESTIMASI EMISI GAS RUMAH KACA PADA PENGELOLAAN SAMPAH DI TPA GUNUNG KUPANG BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN

  • Firdaus Oktafayanza Universitas Lambung Mangkurat
  • Rizqi Puteri Mahyudin Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Firmansyah Universitas Lambung Mangkurat
Keywords: Emisi GRK, pengelolaan sampah, TPA.

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi timbulan, komposisi dan pengelolaan sampah berupa pengangkutan sampah, operasional alat berat, pengolahan sampah di TPA Gunung Kupang, mengestimasi emisi gas rumah kaca (GRK) pada kondisi pengelolaan sampah sekarang. Timbulan sampah didapatkan dari pencatatan sampah masuk di jembatan timbang dan komposisi sampah berdasarkan IPCC didapatkan dari pengukuran sampel 8 hari sebanyak 1m3. Emisi GRK pada pengelolaan sampah di TPA menggunakan metode  perhitungan IPCC dan kegiatan daur ulang dibantu Waste Reduction Model (WARM). Timbulan sampah yang masuk ke TPA Gunung Kupang adalah 39.491 Ton/tahun. Komposisi sampah terbanyak adalah sampah sisa makanan yaitu 49,42%. Perkiraan emisi GRK dari kondisi sekarang pengelolaan sampah di TPA Gunung Kupang sebesar 1.061.116,93 TCO2E/tahun emisi tersebut dihasilkan dari jumlah sampah yang masuk 39.491 ton/tahun, pengomposan sampah sisa makanan 56,66 Ton/tahun, daur ulang sampah plastik sebanyak 62,20 Ton/tahun, sampah tidak diolah atau ditimbun sebanyak 39.371 Ton/tahun dan penggunaan bahan bakar minyak diesel untuk pengangkutan sampah dan operasional alat berat sebanyak 391.645 Liter/tahun.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Firdaus Oktafayanza, Universitas Lambung Mangkurat
Rizqi Puteri Mahyudin, Universitas Lambung Mangkurat
Muhammad Firmansyah, Universitas Lambung Mangkurat

References

Ardhitama, A, Siregar., Y. I, Nofrizal. (2017). Analisis Pengaruh Konsentrasi Gas Rumah Kaca Terhadap Kenaikan Suhu Udara di Kota Pekanbaru dan Kota Padang. Jurnal Ilmu Lingkungan, 11(1), 35-43.
Cinthiawati, R., S. S. Moersidik, dan N. Suwartha. (2013). Estimasi dan Proyeksi Emisi Gas Rumah Kaca dari Pengelolaan Sampah di Kota Tangerang dengan Pendekatan Metode IPCC. Universitas Indonesia Library, 1-20.
Friedrich, E. dan Trois, C. (2013). GHG emission factors develoved for the collection, transport and landfilling of municipal waste in South African Municipalities. Waste Management.
Gentil, E., Christensen, T. H., Aoustin, E. (2009). GHG Accounting and Waste Management. Waste Management and Research, 27, 696-706.
Mahyudin, R. P. (2014). Strategi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Bidang Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 10, 33-40.
Mizwar, A. (2012). Penentuan Lokasi Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Kota Banjarbaru Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Jurnal Ilmiah Bidang Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 8(1), 1-7.
Singh S. K., Anunay G., Rohit G., Shivangi G., dan Vivul V. (2016). Greenhouse Gases Emissions from Landfills: A Case of NCT of Delhi, India. Journal of Climatology & Weather Forecasting, 1-6.
Sunarto, Hadi, S. P. dan Purwanto (2013). Pengolahan Sampah Di TPS Tlogomas Malang untuk Mereduksi Jejak Karbon. Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, hal. 107–115.
Zahra, F., T. P. Damanhuri. (2011). Kajian Komposisi, Karakteristik, dan Potensi Daur Ulang Sampah di TPA Cipayung Depok. Jurnal Teknik Lingkungan, 17(1), 59-69.
Published
2021-09-27
How to Cite
Oktafayanza, F., Mahyudin, R. P., & Firmansyah, M. (2021). STUDI ESTIMASI EMISI GAS RUMAH KACA PADA PENGELOLAAN SAMPAH DI TPA GUNUNG KUPANG BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN. Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL), 6(2), 65-73. Retrieved from http://journal.umpalangkaraya.ac.id/index.php/mitl/article/view/2387