Perbedaan Hasil Belajar Mata Pelajaran Matematika Siswa Yang Memiliki Gaya Kognitif Field Dependent Dan Field Independent Kelas XI MAN Kota Palangka Raya

Authors

  • Muhammad Hamdani Universitas Palangka Raya
  • Sumarwah Sumarwah Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.33084/pedagogik.v14i2.1029

Keywords:

gaya kognitif, Field Dependent, Field Independent, hasil belajar

Abstract

Salah satu yang mempengaruhi hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa. Tiga kemampuan yang harus dikuasai siswa yaitu persepsi, mengingat, dan berpikir. Hal ini berkaitan dengan gaya kognitif siswa, yakni cara khas siswa dalam  belajar yang menjadi kebiasaan siswa  dalam mengolah informasi, menyimpan informasi bahkan menggunakan informasi yang telah diperoleh untuk melakukan suatu tugas yang diberikan berdasarkan informasi yang telah diperoleh dari lingkungan belajar di sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang memiliki gaya kognitif Field Dependent (FD) dan Field Independent (FI) kelas XI MAN  Kota Palangka Raya.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode Ex-Post Facto. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 3 Februari 2018 sampai 3  April 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA MAN Kota Palangka Raya tahun pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 6 kelas. Penelitian ini dilaksanakan pada semua populasi, dengan satu kelas digunakan sebagai uji coba. Tes yang digunakan adalah tes GEFT(Group Embedded Figure Test) dan tes hasil belajar. Tes GEFT merupakan tes yang telah valid dan reliabel, tes ini merupakan tes  perseptual yang dikembangkan oleh Witkin. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes pilihan ganda sebanyak 30 soal, sebelum digunakan soal telah divalidasi dengan uji coba. Dari hasil uji coba diperoleh 22 soal valid dan 8 tidak valid dan perhitungan reliabilitas diperoleh 0,88, sehingga reliabilitas tes hasil belajar sangat tinggi.

Berdasarkan hasil uji normalitas data penelitian diperoleh . Untuk kelompok gaya kognitif Field Dependent (FD), = 0,1443 dan  = 0,1672, sedangkan untuk gaya kognitif Field Independent (FI), = 0,1195 dan = 0,147 dan hasil uji homogenitas varians diperoleh  (1,1462 dan 1,4891). Berdasarkan hasil uji prasyarat analisis dapat disimpulkan bahwa kedua kelompok datanya berdistribusi normal dan variansnya homogen sehingga dapat dilakukan uji-t. Berdasarkan uji-t diperoleh  pada  ( dan ), sehingga  ditolak  diterima yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang memiliki gaya kognitif Field Dependent (FD) dan Field Independent (FI) kelas XI MIPA MAN Kota Palangka Raya.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Muhammad Hamdani, Universitas Palangka Raya

Sumarwah Sumarwah, Universitas Palangka Raya

References

Djamarah, S. B. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Kunandar. 2013. Penilaian Autentik. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Samel, N. D. 2008. Perbedaan Hasil Belajar Antara Siswa Gaya Kognitif Field Independent Dengan Siswa Gaya Kognitif Field Dependent Melalui Pembelajaran Langsung. Diunduh pada pukul 22:26 tanggal 31 Oktober 2017, dari https://karyatulisilmiah.com/perbedaan-hasil-belajar-antara-siswa-gaya-kognitif-field-independent-dengan-siswa-gaya-kognitif-field-dependent-melalui-pembelajaran-langsung-pada-pokok-bahasan-spldv-kelas-viii-smp-negeri-2-palu/.
Soejadi, R. 2000. Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Yasa, A., Made, I., Sadra, I.W., & Suweken, G. 2013. Pengaruh Pendidikan Matematika Realistic Dan Gaya Kognitif Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa. e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi Matematika (Volume 2 Tahun 2013).

Downloads

Published

2019-10-02

How to Cite

Hamdani, M., & Sumarwah, S. (2019). Perbedaan Hasil Belajar Mata Pelajaran Matematika Siswa Yang Memiliki Gaya Kognitif Field Dependent Dan Field Independent Kelas XI MAN Kota Palangka Raya. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 14(2), 1–7. https://doi.org/10.33084/pedagogik.v14i2.1029